oleh

Ansar Ahmad Berkunjung Ke Kabupaten Anambas, Ini Prioritasnya

Anggota DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM disambut Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris. (F-istimewa)

Anambas (KEPRI)-Anggota DPR RI Dapil Provinsi Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, SE, MM yang juga Bakal Calon Gubenur Kepulauan Riau melakukan kunjungan dan pertemuan bersama masyarakat di Gedung Serbaguna Desa Tebang, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (27/08) siang.

Legislator dari Partai Golkar ini mengungkapkan, sebenarnya daerah pemilihan kita itu ada program, selama di Anambas persoalannya hampir sama di wilayah wilayah kepulauan, pertama persoalan air bersih, persoalan ekonomi, kemudian persoalan listrik, ada yang masih 12 jam, juga pulau-pulau kecil yang belum tersentuh listrik,” ucap Ansar Ahmad.

Kemudian persoalan Dana Desa (DD), persoalan infrastruktur yang paling banyak disampaikan, insyaallah segera kita kedepankan.

Selain itu akan bekerja keraslah tapi itu semua khusus soal listrik, air bersih saya minta akan inventaris nanti kalau saya jadi gubernur,” ungkapnya.

Semua kita butuh berjuang aja untuk keperluan semua, nanti skala-skala prioritasnya kita tentukan supaya satu persatu kita perjuangkan karena APBN itu tidak sedikit, 1 tahun kalau normal itu lebih dari 2000 triliun, itu kita tidak ada alasan tidak untuk memanfaatkan, apalagi ada program Gerbangdutas, ya program wilayah-wilayah perbatasan sekarang tampaknya menjadi perhatian pemerintah pusat tapi kita harus pro aktif ke sana berdiskusi di sana apa ada peluang -peluang yang bisa kita tangkap,” terangnya.

Selanjutnya, saya akan mendorong pemanfaatan ketersediaan anggaran pemulihan ekonomi pemerintah pusat kita sekaligus membangun skema pemulihan ekonomi di daerah bersama-sama para bupati, kondisi ini kan tidak boleh kita biarkan, saat-saat tertentu nanti terjadi resesi berat kita di daerah, maka sambil kita jamin konflik ini kedepan bakal lebih baik kondisi daerah supaya negara tetangga kita yang biasa kontribusi ekonomi yang besar.

Untuk ekonomi, kita masih pastikan UMKM ini tetap eksis, belanja pemerintah harus lebih banyak digunakan untuk mendorong peningkatan daya beli masyarakat.

Untuk pariwisata khususnya Kabupaten Kepulauan Anambas di mana kita bisa menjamin daerah kita ini sudah tidak membahayakan bagi para turis yang datang selagi itu belum bisa kita jamin maka mereka masih tetap menutup perjalanannya ke sini maka jangan ada cluster cluster baru para pemimpin orang jadi contoh untuk jalan dengan kebijakan kebijakannya menimbulkan konflik baru,” ucapnya.

Editor: Kadeni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed