Palmatak, Anambas (KEPRI)-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Program Bimbingan Teknis (BIMTEK) Cleanlines, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) dengan 40 orang peserta terlaksana di Gedung Serba Guna Desa Tebang, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas Sabtu (12/12/2020) sekira Pukul 08.00 Wib.
Hadir dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Cleanlines, Health, Safety and Enviromental Sustainability (CHSE) antaranya, Ridho Lithrony Fourty Grav.S.Ip Camat Palmatak, Samad A. Md selaku Pembina Koordinator kegiatan Bimtek Program CHSE Palmatak. Rodi Hidayat Ketua Pelaksana kegiatan Bimtek Program CHSE Palmatak, Dokter. Azhar Abdi Narasumber Program Bimtek CHSE Palmatak, Danramil 02 Palmatak, Kepala Desa se- -Palmatak, Peserta Bimtek serta para undangan.
Mengawali kegiatan Bimtek Samad A.Md selaku Pembina Koordinator kegiatan Bimtek Program CHSE Palmatak dalam penyampaian laporan kegiatan dan tentang latar belakang kegiatan mengatakan, Pandemi Covid-19 adalah kejadian extraordinary yang dampaknya secara signifikan terasa pada sisi kesehatan sosial ekonomi hingga sektor keuangan. Maka diperlukan langkah cepat untuk melandaikan kurva penyebaran covid-19 di Indonesia Dangan upaya penanganan kesehatan dan physical distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” sebutnya.
“Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat gencar mendorong penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Clean, Health, Safety and Environment ) atau (Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan) kita jadikan panduan dalam penyelenggaraan kegiatan pertemuan, insentif, konvensi dan pameran (MICE) merupakan panduan operasional dari keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01. 07/Menkes/382/2020 bagi masyarakat ditempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian virus corona di tujukan bagi pengusaha dan atau pengelola serta karyawan dalam memenuhi kebutuhan wisatawan akan produk dan pelayanan pariwisata yang bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan pada masa Pandemi Covid-19.
Hal ini bertujuan untuk membangkitkan lagi sektor pariwisata yang terpuruk akibat Pandemi Covid-19 itu adalah kunci dari keberhasilan pariwisata agar dapat rebound adalah pelaksanaan protokol kesehatan berbasis CHSE dengan baik dan benar,” ucapnya.

Ridho Lithrony Fourty Grav. S.Ip selaku Camat Palmatak yang mewakili Abdul Haris, SH Bupati Kepulauan Anambas dalam membuka acara Bimtek CHSE tersebut mengatakan hal yang sama dan mengajak pelaku usaha bersama sama Pemerintah kembali memberikan kepercayaan dan rasa aman bagi wisatawan Nusantara dan mancanegara sehingga mereka mau kembali melakukan perjalanan wisata ke Kabupaten Kepulauan Anambas,” ajaknya.
Alhamdulillah kita diuntungkan sebagai gerbang pintu masuk orang asing di wilayah barat dan ini menjadi peluang bagi pelaku usaha pariwisata,” tutupnya.
Editor: Kadeni
Redaksi SeputarKepri.com menjunjung tinggi asas keberimbangan dan kode etik jurnalistik. Pihak yang keberatan atas pemberitaan di atas dapat menyampaikan sanggahan, koreksi, maupun Hak Jawab sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers via email: [email protected]








Komentar