oleh

Tim Ladokgi Diskesal Lakukan Pengambilan Data Gigi Antemortem Prajurit Lanudal Tanjungpinang

Tanjungpinang (KEPRI)-Prajurit TNI AL sebagai garda terdepan pertahanan dan keamanan aspek laut Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan luas lautan dan ribuan pulau didalamnya, menjadikan aktivitas setiap prajuritnya memiliki resiko sangat tinggi.

Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut Tanjungpinang dengan Komandan Letkol Laut (P) Dani Achnisundani S.H., M.Tr. Hanla., menyampaikan “Kita sebagai salah satu satuan Tentara Nasional Indonesia dibawah Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal), sangat menyadari akan hal itu”. Kegiatan pengambilan data gigi Antemortem kepada seluruh personel prajurit Lanudal Tanjungpinang dan Crew Awak Pesud di gedung olahraga Lanudal Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (25/09).

“Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI Angkatan Laut RE Martadinata Diskesal Jakarta dengan dipimpin Mayor Laut (K) drg. Snataka Pribadi, Sp.KG, bekerja sama dengan Poli Gigi Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (Rumkital) dr. Midiato Suratani dan Dinas Kesehatan (Diskes) Lantamal IV serta dibantu Balai Pengobatan (BP) Lanudal Tanjungpinang sebagai bentuk perwujudan dukungan dan fungsi pelayanan Lanudal Tanjungpinang terhadap program komando atas melalui Diskesal”, ungkap Dani Achnisundani.

Dia juga menyampaikan pentingnya data gigi antemortem bagi setiap prajurit. Disamping itu, karena dalam setiap aktivitasnya memiliki resiko tinggi, juga karena apabila dikemudian hari ada sesuatu hal yang berhubungan dengan pengambilan data forensik akan lebih mudah, selain itu juga sebagai data yang bisa dijadikan dasar untuk kepentingan dinas”, ujarnya.

Sementara itu, Mayor Laut (K) drg. Snataka Pribadi, Sp.KG, mengatakan, “Gigi merupakan data primer/komponen penting dalam pemeriksaan antemortem, karena struktur gigi memiliki ciri khas tersendiri sehingga dapat mempermudah kelancaran pengidentifikasian”, sebut Snataka selaku Ketua Tim Ladokgi Diskesal yang juga sebagai penyelamat di medan tugas dan sudah banyak berkiprah di berbagai penugasan.

Disamping itu, kata Snataka, data gigi bisa dijadikan dasar untuk kepentingan dinas dalam pengambilan jenazah yang mengalami musibah dimanapun berada karena setiap ras, baik itu kaukasia maupun mongolia memiliki susunan gigi yang berbeda,” imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Balai Pengobatan Lanudal Tanjungpinang yang merupakan seorang dokter Srikandi Laut kebanggaan Lanudal Tanjungpinang Lettu Laut (K/W) dr. Merrynta, mengatakan, sebagaimana perintah Danlanudal Tanjungpinang, kami menjalankan fungsi pelayanan dengan sebaik-baiknya setiap kebutuhan dan keperluan untuk kelancaran proses pengambilan data gigi antemortem oleh Tim Ladokgi Diskesal,” pungkas Merrynta.

Pen Lanudal Tanjungpinang
Editor: 7ringgo

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed