oleh

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano Pimpin Apel Pembukaan 40 Siswa Latja SPN Polda Kepri

Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H.

Karimun (KEPRI)-Sebanyak 40 siswa Diktuba Polri SPN Polda Kepri melaksanakan latihan kerja (Latja) di lapangan apel Polres Karimun, Karimun, Provinsi Kepri, Senin (7/11/2022). Kegiatan apel pembukaan siswa latihan kerja pendidikan pembentukan Brigadir Polri gelombang II SPN Polda Kepri dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat utama Polres Karimun, para pendamping dari SPN Polda Kepri, para mentor dan siswa latja SPN Polda Kepri.

Kegiatan apel ini diawali dengan penyematan pita tanda latja oleh Kapolres Karimun kepada perwakilan siswa latja SPN Polda Kepri.

Penyematan pita tanda latja oleh Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H. (kanan)

“Sebanyak 40 siswa latja Diktuba Polri SPN Polda Kepri akan melaksanakan Latihan dan kerja selama 30 hari dimulai dari tanggal 7 November sampai dengan 6 Desember 2022. Latihan kerja ini akan didampingi oleh para mentor yang sudah dipersiapkan dalam pelaksanaannya,” ungkap Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, S.I.K., S.H.

“Latihan kerja ini dapat membentuk calon Brigadir Polisi yang mahir dan terampil, serta melatih para siswa dalam mengaplikasikan pelajaran/teori yang telah diterima selama pendidikan kedalam praktek sebagai Brigadir Polri,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Kapolres Karimun berpesan, para siswa manfaatkan waktu yang relatif singkat pada latihan kerja ini semaksimal mungkin dalam menyerap materi latihan antara lain Fungsi Samapta, Fungsi Reskrim, fungsi Intel, Binmas dan fungsi Lalu Lintas yang kesemuanya itu akan dilalui, sehingga para siswa nantinya dapat menambah ilmu Kepolisian sebagaimana yang sudah diperoleh dalam pendidikan.

“Manfaatkan waktu latja yang dibimbing oleh para pengasuh/mentor. Ikuti latihan kerja ini dengan penuh keseriusan didasari disiplin dan dedikasi yang tinggi, sehingga seluruh kegiatan pelatihan kerja ini dapat berjalan tertib dan lancar hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat merusak harga diri maupun institusi Kepolisian,” ujarnya.

Reporter: T. Pasaribu
Editor: Baringin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed