oleh

Perwakilan Banyan Tree Bintan dan Karang Taruna Kepri Melakukan Aksi Bersih Pulau Warisan Dunia

Perwakilan Banyan Tree Bintan dan Karang Taruna Kepri Melakukan Aksi Bersih Pulau Warisan Dunia
Anggota Banyan Tree Bintan saat melakukan gerakan bersih bersih di Pulau Penyengat Tanjungpinang.

Bintan (KEPRI)-Di pagi yang cerah dibawah pancaran matahari sebanyak 60 orang peserta terlihat bersemangat untuk menyebrang dari Tanjungpinang ke Pulau Penyengat. Sabtu 9 September 2023 dalam rangka peringatan World Cleanup Day yang merupakan gerakan aksi bersih terbesar di dunia yang diikuti lebih dari 190 negara Ornaginasi Purna Paskibraka (PPI) Kota Tanjungpinang menginisiasi aksi bersih di Pulau Penyengat. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Karang Taruna Kepri dan Tim WCD Kepri yang didukung oleh Banyan Tree Bintan Resort dan Pemko Tanjungpinang.

Pemilihan lokasi Pulau Penyengat dikarenakan mari kita bersama menjaga dan melestarikan Pulau ini yang merupakan warisan dunia (world heritage) yang dinobatkan UNESCO dan juga Pulau Penyengat baru saja meraih juara anugerah desa wisata kategori desa wisata rintisan pada ADWI 2023 oleh Kemenparekraf (Muharroni, Ketua Pengurus PPI Kota Tanjungpinang).

Perwakilan Banyan Tree Bintan dan Karang Taruna Kepri Melakukan Aksi Bersih Pulau Warisan Dunia

Sejalan dengan itu, Renald Yude selaku perwakilan Banyan Tree Bintan dan juga perintis gerakan World Cleanup Day Kepri menyampaikan, hari ini Banyan Tree menjadi pendukung kegiatan karena juga sejalan dengan salah satu program sustainability kita yaitunya community cleaning. Dalam edukasi nya kepada peserta Renald juga menyampaikan perlunya probahan mindset akan pedulinya terhadap sampah dimulai dari diri sendiri,” ucap Renald Yude kepada awak media ini.

Beliau juga berharap semoga tahun depan gerakan WCD di Kepri bisa melibatkan 7 Kabupaten Kota lagi seperti tahun 2018 dan 2019 lalu yang serentak di 38 Propinsi yang ada di Indonesia.

Perwakilan Banyan Tree Bintan dan Karang Taruna Kepri Melakukan Aksi Bersih Pulau Warisan Dunia

Sementara itu, Eka Fachlevi yang menjadi perwakilan Katar Kepri dan juga bagian dari tim pelaksana WCD tahun ini untuk Kota Tanjungpinang menyampaikan ini salah satu bentuk kepedulian Katar Kepri terhadap lingkungan.

Terakhir Eka juga mengajak masyarakat Tanjungpinang, organisasi dan juga siswa sekolah untuk ikut serta pada puncak World Cleanup Day pada 16 September nanti di titik Senggarang dan Kampung Bugis dengan judul Tantangan Mungut Sampah. Dan tentunya butuh dukungan dari berbagai stakeholder terutama Pemko Tanjungpinang. (Red/*)

Redaksi SeputarKepri.com menjunjung tinggi asas keberimbangan dan kode etik jurnalistik. Pihak yang keberatan atas pemberitaan di atas dapat menyampaikan sanggahan, koreksi, maupun Hak Jawab sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers via email: [email protected]

Komentar