oleh

Ketua Komisi I DPRD Anambas Berharap Pemda Serius Tangani  Covid-19

Anambas (KEPRI)-Ketua Komisi I DPRD Kepulauan  Anambas Yusli YS, S. IP berharap Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan Pemda harus melakukan langkah medis terarah memerangi wabah Virus Corona (Covid-19).

Hal ini mendapat tanggapan khusu dari Yusli YS, S. IP Komisi I DPRD Anambas via Whattsaapp Senin (30/03) kepada awak media ini menjelaskan

“Langkah-langkah pencegahan yang kita lakukan di berbagai tempat saat ini masih bersifat pencegahan umum,” ucap legislator dari Partai PDIP ini.

Kami juga menyarankan agar dilakukan pencegahan secara detail dilakukan oleh Tenaga Medis yang memiliki keahlian untuk memastikan warga sehat, kurang sehat atau sakit parah, layaknya aksi – aksi dilakukan oleh kita dan relawan, harus dibuat rencana aksi terarah,” tuturnya kepada awak media ini, Senin (30/3).

Untuk warga yang melakukan Isolasi mandiri kita minta kades dan camat mengawasi ketat tidak hanya yang di Isolasi harus dilarang keluar rumah, juga warga lain dilarang serta untuk bertemu atau kerumahnya termasuk keluarganya, dalam hal ini kita juga menyarankan agar diberi semacam pemberitahuan di depan pintu rumah yang sedang melakukan isolasi mandiri agar wara memahami dan juga tidak menjadi ketakutan atau kekhwatiran.

Selanjutnya kata Yusli, “selain itu disarankan agar pemerintah membuat rencana aksi langkah lebih untuk mengatasi keluar masuk orang ke Anambas, jika pemerintah belum siap untuk karantina wilayah atau istilah lain Lockdown yaitu salah satunya membuat tempat khusus untuk dilakukan karantina terhadap orang datang,  apakah di suatu pulau atau tempat lain yg tentunya didukung untuk siapkan sarana dan prasarana sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Karantina, cara ini lebih efektif,” tegasnya.

Hasil pantauan Komisi I DPRD Anambas, karantina mandiri saat ini dilakukan bagi pendatang kurang efektif. Jika ini tak dilakukan maka akan kewalahan melakukan pencegahan dari sisi lain, dengan serba keterbatasan yang kita miliki, juga kita sudah menentukan titik atau tempat khusus karantina tenaga medis juga bisa fokus dalam penanganan, tidak bingung dan bercampur dengan pelayanan masyarakat lain, jika kita bisa menyiapkan tempat perawatan yang memadai untuk ini akan lebih baik lagi, semua kegiatan penanganan secra medis bisa terarah,” bebernya.

Terakhir Yusli mengharapkan, semoga kita Tetap semangat dalam menjaga dan menyelamatkan daerah dan masyarakat kita, dan semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua…Amin,” tutupnya.

Editor: Kadeni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed