oleh

Ade Angga Optimis Gabungan Partai Koalisi Terwujud Jelang Pilwako 2018

Ketua DPD Golkar Tanjungpinang Ade Angga
Ketua DPD Golkar Tanjungpinang Ade Angga

Ade Angga hakul yakin hubungan koalisi Anak Pinang dan Setara akan semakin mesra setelah pengangkatan Syahrul sebagai ketua Gerindra Kepri.

Sebab, ketua Golkar Tanjungpinang ini, menilai sosok Syahrul yang juga dikenal sebagai Ayah Syahrul itu, bisa menjadi simbol perekat bagi Anak Pinang dan Setara.
“Dengan kedudukannya sebagai ketua Gerindra, Pak Syahrul bisa menjadi jembatan penghubung antara koalisi Anak Pinang dan Setara untuk membangun koalisi partai yang lebih kuat,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Selasa (10/10), lewat pesan Wa.

Bahkan, lanjut Ade, Syahrul juga piawai untuk menjalin komunikasi politik dengan partai politik yang selama ini belum berkoalisi, seperti partai Hanura (4 kursi) dan PAN (2 kursi).

“Saya yakin Pak Syahrul bisa mempersatukannya (koalisi Anak Pinang dan Setara serta partai Hanura dan PAN), untuk bersama-sama mengusung dirinya sebagai calon Walikota Tanjungpinang di Pilwako 2018,” harap Ade.

Seperti diberitakan, Syahrul ditunjuk sebagai ketua Gerindra Provinsi Kepri. Dia mengumumkan pengangkatanya itu, di kantor Gerindra Tanjungpinang, pada Senin (9/10) kemarin.

Berita ini tentu sebuah kejutan yang sekaligus menggoyahkan panggug politik menjelang Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Tanjungpinang yang akan dihelat tahun 2018.

Peta politik juga bakal berubah drastis. Karena langkah politik Syahrul semakin kokoh untuk mendapatkan tiket kontestan di Pilwako Tanjungpinang tahun depan.

Tiga kursi milik Gerindra di DPRD Tanjungpinang menjadi kekuatan bagi Syahrul untuk membangun koalisi yang lebih kuat dan besar bersama partai politik lainnya.

Sebab, jauh sebelum menerima amanah dari Prabowo Subianto, mantan ketua PGRI Tanjungpinang ini sudah menjalin komunikasi yang cukup intens dengan koalisi Anak Pinang.

Seperti diketahui, koalisi yang dibangun partai Golkar (4 kursi), Demokrat (3 kursi), PPP (2 kursi) dan PKPI (2 kursi) memiliki 11 kursi di DPRD Tanjungpinang.

Begitu halnya dengan koalisi Setara yang didirikan partai Gerindra (3 kursi) dan PKS (3 kursi), Syahrul juga memiliki hubungan emosional yang kuat dan baik. Koalisi ini memiliki 6 perwakilan di legislatif.

Memang bukan isapan jempol, seorang Syahrul ingin membangun koalisi besar dan kuat dalam memenagkan perebutan kursi nomor satu di Kota Tanjungpinang itu.

Bukti nyata, Syahrul dinobatkan sebagai ketua Gerindra Kepri. Sedangkan PKS sendiri adalah koalisi Gerindra ditingkat pusat, yang dikenal cukup kuat dan solid. (gor/wae/ringgo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed